blog stats

Perbedaan Narsis dan Ganggguan Kepribadian Narsistik

gangguan kepribadian histrionik adalah, contoh kasus gangguan kepribadian narsistik, penyebab gangguan kepribadian narsistik, narsistik personality disorder, jurnal gangguan kepribadian narsistik, ciri ciri gangguan kepribadian narsistik, kepribadian narsisistik, makalah gangguan kepribadian narsistik, gangguan kepribadian narsistik, faktor penyebab gangguan kepribadian narsistik

narsistik disorder,- Mungkin sekarang kata narsis lagi terkenal, karena tidak jarang kata ini sering diperbincangkan oleh kalangan anak muda zaman sekarang. Menurut mereka narsis adalah panggilan bagi seseorang  yang sangat bangga dan pede pada dirinya sendiri, sampai-sampai bisa disebut overconfident. Contohnya adalah mereka yang mempunyai hobi berselfie ria, berani memamerkan koleksi fotonya pada akun social media yang dimiliki.

Tapi apakah memang benar hanya sesederhana seperti itu? Pada kesempatan kali ini, terapipsikologi.com, akan mengajak Anda membahas lebih dalam tentang narsisi serta perbedaannya dengan gangguan psikologi pribadi narsistik. Simak saja pembahasannya dibawah ini.

Pengertian Narsis

Narsis sebenarnya berasal dari kata narsisme, istilah ini dipopulerkan pertama kali oleh psikolog ternama dunia, Sigmund Freud, dalam penyebutan pada kepribadian seseorang yang sangat mencintai dirinya sendiri secara berlebihan. Istilah ini ia dapatkan dari kisah mitos yunani, Narkissos.

Narkissos adalah orang yang dikutuk mencintai dirinya secara berlebihan sampai ia meninggal karenanya. Penyebabnya sangatlah sederhana sekali. Ketika melihat bayangannya dikolam, Ia sangat terpengaruh oleh rasa cinta akan dirinya sendiri dan tanpa sengaja menjulurkan tangannya hingga mati tenggelam.

Jadi bisa dikatakan bahwa narsis adalah kepribadian seseorang yang sangat mencintainya dirinya sendiri, sampai-sampai ia tidak puas terhadap pengakuan orang lain akan dirinya. Yang dia inginkan hanyalah bentuk dari sifat egois dan kekaguman akan dirinya sendiri.

Perbedaan Narsis dengan Percaya Diri

Orang sering mengaitkan antara narsis dengan percaya diri, padahal terdapat perbedaan antara narsis dan pede. Ini bisa Anda lihat dari tingkat personal dan sosial orang tersebut. Percaya diri merupakan suatu kebanggan atas dirinya yang dibangun dari usaha, kerja keras, dan keberhasilan yang mereka raih.

Sedangkan pada narsis merupakan cermin dari ketakutan serta kelemahan dalam dirinya. Hal tersebut mendorong mereka untuk berusaha selalu memperhatikan dirinya sendiri dan merasa memiiki kelebihan untuk menutup kelemahan dalam dirinya.

Narsis dimiliki pribadi yang pencemburu akan keberhasilan orang lain, mereka menganggap bahwa hanya dirinya sendiri yang hebat didunia ini, sedangkan orang lain hanyalah peran pembantu. Berbeda dengan pribadi percaya diri yang menghargai orang lain, karena yakin bahwa pencapaiannya yang sekarang adalah bantuan dari orang lain.

Semoga dengan uraian diatas, Anda memahami bahwa sifat narsis sangatlah berbeda sekali jika dibandingkan dengan percaya diri. Lalu, apakah itu gangguan pribadi narsistik?

Gangguan Kepribadian Narsistik

Gangguan Pribadi Narsistik atau Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah sebuah tingkatan yang lebih tinggi dari narsis. Bisa dibilang ciri-ciri orang narsis adalah kecintaan yang berlebihan terhadap dirinya sendiri. Sementara pada gangguan pribadi narsistik, ciri narsis akan dibawa ketingkat yang lebih tinggi lagi, semacam arogansi, egoisme, sombong, dll.

Berikut ini adalah gejala, tanda, serta ciri-ciri orang yang memiliki gangguan psikologi kepribadian narsistik. Diantaranya adalah.

  • Memiliki rasa kepentingan diri sendiri yang berlebihan.
  • Mengharapkan untuk diakui sebagai seseorang yang superior, bahkan tanpa adanya prestasi yang menjamin.
  • Melebih-lebihkan bakat dan prestasi.
  • Disibukkan oleh fantasi mengenai kesuksesan, kekuatan, kecerdasan, kesempurnaan fisik, atau sebagai pasangan hidup yang sempurna.
  • Memercayai bahwa dirinya adalah pihak superior dan hanya dapat dimengerti oleh orang-orang yang berkedudukan sama tinggi atau sama spesialnya.
  • Membutuhkan puja-puji yang konstan setiap saat.
  • Merasa berhak terhadap segala sesuatu.
  • Mengharapkan perlakuan khusus dari semua orang.
  • Mengambil keuntungan dari orang lain untuk mendapatkan apa yang diinginkan.
  • Memiliki ketidakmampuan atau ketidakinginan untuk mengakui kebutuhan dan perasaan orang lain.
  • Cemburu dan iri terhadap orang lain, sekaligus memercayai bahwa orang lain cemburu terhadap dirinya.
  • Berperilaku arogan dan sombong.

Jika Anda memiliki beberapa gejala diatas, berhati-hatilah karena Anda memiliki risiko untuk mengidap ganguan pribadi narsistik. Sebelum gangguan pribadi narsistik semakin mempengaruhi Anda, diperlukan sebuah penangan untuk mencegah dan mengatasinya. Anda bisa melakukannya dengan menggunakan Terapi Binaural Beats Narsisitic Therapy.

Cara Mengatasi Kepribadian Narsistik

Terapi Binaural Beats Narsisistic Therapy ini menggunakan media brainwave dan visualisasi diri yang akan bekerja langsung pada otak Anda, menghilangkan gangguan kepribadian narisisistik dengan mengembalikan fungsi otak serta mengubah cara kerja otak menjadi lebih baik lagi. Stimulasi positifnya akan membawa Anda pada kondisi kenyamanan dan rileksasi yang sangat dalam yang akan menghubungkan Anda dengan pikiran bawah sadar Anda.

Karena pusat dari otak adalah pikiran bawah sadar. Saat Anda telah terhubung dengan pikiran bawah sadar Anda, stimulus-stimulus positif dari terapi ini serta visualisasi diri yang Anda lakukan saat menggunakan terapi ini akan memudahkan Anda menghilangkan gangguan kepribadian narsisistik dari dalam diri Anda, mengubah cara berpikir Anda menjadi lebih baik serta menanamkan kebiasaan baru yang lebih positif dalam diri Anda.

Dengan keinginan dan keyakinan yang kuat dari dalam diri Anda untuk menghilangkan gangguan kepribadian narsisitik serta dengan bantuan Terapi Binaural Beats Narsisistic Therapy, gangguan kepribadian narisistik akan lebih mudah hilang dari dalam diri Anda. Jangan biarkan gangguan pribadi narsistik merusak diri Anda, segera gunakan Terapi Binaural Beats Narsisistic Therapy sebelum terlambat.

Baca juga :

Cara Ampuh Mengobati Gangguan Kepribadian Narsistik

Fetisisme Seksual - Tingkatan, Penyebab, dan Pengobatan

Kepribadian Anti Sosial : Penyebab, Ciri, dan Pengobatan

Ketahui Macam-macam Gangguan Psikologis Kejiwaan Beserta Pengobatannya

Obsessive Compulsive Disorder (OCD) : Penyebab, Ciri, dan Pengobatan

Penyakit Pedopilia - Penyebab, Gejala, dan Penyembuhan

Penyakit Skizofrenia – Penyebab, Tanda, dan Pengobatan

Tagged  in : gangguan kepribadian histrionik adalah, contoh kasus gangguan kepribadian narsistik, penyebab gangguan kepribadian narsistik, narsistik personality disorder, jurnal gangguan kepribadian narsistik, ciri ciri gangguan kepribadian narsistik, kepribadian narsisistik, makalah gangguan kepribadian narsistik, gangguan kepribadian narsistik, faktor penyebab gangguan kepribadian narsistik