blog stats

Ini Bahayanya Jika Sulit Memaafkan Orang Lain.

Ini bahayanya jika sulit memaafkan orang lain-Sengaja atau tidak sengaja setiap manusia pasti pernah melakukan suatu kesalahan atau kekeliruan dalam setiap tindakannya. Bahkan kalau kita teliti, tidak ada seorangpun yang dalam hidupnya di dunia tidak pernah salah karena manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Melihat kodrat manusia yang pasti pernah melakukan kesalahan, sewajarnya dan semestinya bagi kita untuk memberikan ampunan atau memaafkan siapa saja yang pernah melakukan kesalahan agar si pembuat salah tidak akan melakukan kesalahan yang serupa.

Memaafkan orang yang pernah berbuat salah pada kita akan membuat orang tersebut terbebas dari beban dosa baik di dunia dan di akherat. Dan bagi kita yang memaafkan tentu saja akan mendapatkan balasan yang berlimpah berupa rahmat dan pertolongan Allah SWT. Tahukah anda bahwa memaafkan tidak hanya membuat orang yang kita maafkan senang dan bahagia, tapi juga berdampak baik bagi kesehatan kita yang memberikan maaf. Kita dapat terhindar dari penyakit jantung, darah tinggi, stroke, stress, dan depresi.

Mungkin bagi seseorang yang mempunyai hati besar bisa jadi memaafkan bisa dilakukan dengan ringan tanpa beban. Karena bagaimanapun banyak hal yang bisa kita peroleh dari perbuatan memaafkan, khususnya untuk diri kita sendiri dan lingkungan sekitar kita. Namun, bagaimana jika sikap memaafkan tersebut sulit untuk dilakukan?

Setiap orang pasti pernah memiliki pengalaman sulit untuk memaafkan seseorang atau sebuah peristiwa dimasa lalu yang amat melukai hati. Sehingga membuat seseorang tersebut sulit untuk memaafkan orang lain ataupun dirinya sendiri. Harus diakui memaafkan memanglah tidak semudah membalikkan telapak tangan. Meskipun ada sebagian orang yang bisa memberi maaf dengan mudah kepada orang lain yang telah menyakitinya, tetapi lebih banyak lagi orang yang sulit memberi maaf kepada orang lain karena sesuatu hal.

Banyak sekali orang yang kesulitan memafkan orang lain karena timbul perasaan marah, dendam, kesal, geram dan kecewa hingga putus asa. Perasaan tersebut memang wajar terjadi hingga kita tidak bisa memaafkan orang yang telah menyakiti kita. Namun, hal tersebut tidak akan terjadi jika seseorang tahu apa saja manfaat dari memaafkan. Padahal sebenarnya memaafkan merupakan salah satu akhlak jamaliyah Allah, yaitu sifat-sifat Allah SWT yang agung. Karena tanpa disadari kita senang dikasihani dan kadang kita senang dalam situasi marah atau dendam sehingga kita sulit untuk memaafkan dan itu bisa membuat hidup kita menjadi mundur dan jauh dari kebahagiaan.

Amarah yang tersimpan dalam diri seseorang bagaikan racun yang merusak hati dan pikiran orang itu sendiri. Dan orang tersebut sebenarnya menganiaya dirinya sendiri, karena orang yang menyakiti kita hanya beberapa menit atau jam, tetapi kita menyimpan di hati kita hingga berbulan-bulan bahkan tahun. Tentunya hal itu akan membuat hidup kita tidak nyaman dan itu akan menghambat jalan kita kemasa depan.

Sulitnya memberikan maaf kepada seseorang yang telah melakukan kesalahan atau mengecewakan Anda dipengaruhi oleh:

  • Keadaan emosi.
    Semakin besar kemarahan atau perasaan kecewa Anda terhadap seseorang, semakin sulit juga Anda untuk bisa memaafkan orang tersebut. Hal ini termasuk perasaan diperlakukan tidak adil, melewati batas toleransi, dll.
  • Sikap dari orang yang berbuat kesalahan.
    Sikap dari seseorang yang telah mengecewakan Anda juga berpengaruh terhadap tingkat kesulitan pemberian maaf.
  • Harga diri.
    Kepribadian seseorang yang sangat meninggikan harga dirinya memandang bahwa sikap memaafkan dapat diartikan sebagai kelemahan, sehingga semakin tinggi harga diri seseorang, semakin sulit orang tersebut untuk memaafkan orang lain.
  • Sumber kemarahan dan kekecewaan.
    Kejadian yang terjadi merupakan salah satu hal yang bisa mempengaruhi seseorang menjadi sulit untuk memberikan maaf. Biasanya kejadian yang telah melanggar prinsip seseorang (misalnya: perselingkuhan dalam pernikahan, kata-kata yang merendahkan prinsip/harga diri, dll) akan lebih sulit bagi seseorang untuk memaafkan.

Ketidakmampuan untuk memaafkan membuat seseorang tetap berada di masa lalu, berfokus pada hal-hal yang tidak dapat diubah. Mengingat-ingat terus sesuatu di masa lalu tidak hanya sia-sia tetapi juga tidak sehat. Tetap berkutat pada peristiwa-peristiwa di masa lalu, entah itu sebuah kesalahan yang nyata atau hanya anggapan saja, menghalangi seseorang untuk menghilangkan kegetiran beracun dan merusak yang justru lebih menyakiti orang yang merasa terluka daripada orang yang kepadanya amarah ditujukan.

Selain itu, menahan perasaan tidak mau memaafkan secara terus-menerus menghalangi seseorang dari kemajuan untuk menjadikannya seseorang yang lebih baik. Ketika seseorang mempertahankan perasaan yang tidak mau memaafkan secara berkelanjutan dan tidak ingin menghilangkannya, ini membuat situasi tidak berubah. Seseorang yang tidak mau memaafkan tidak memiliki ruang di hatinya untuk menerima pertumbuhan pribadi dan kesadaran akan diri sendiri. Sementara sering kali sulit untuk melupakan masa lalu untuk memperoleh kembali kemampuan bagi pertumbuhan pribadi, dan maju mengatasi kemarahan di masa lalu, namun usaha tersebut selalu sepadan.

Ketika seseorang mampu untuk melupakan rasa sakit di masa lampau, menghilangkan kegetiran dan memaafkan orang lain, dia lebih mudah menemukan kedamaian bagi dirinya sendiri. Dia akan dapat menjadi lebih bahagia. Dia akan memiliki lebih banyak kekuatan untuk diberikan kepada teman-teman, pasangan, anak-anak, dan siapa pun yang membutuhkannya.

Memaafkan akan membuat kesehatan jiwa dan raga. Kesehatan jiwa yaitu yang sangat erat kaitannya dengan KEBAHAGIAAN. Kondisi fisik dengan jiwa yang sehat akan jauh lebih baik dan mengurangi resiko penyakit terutama psikosomatis (kondisi penyakit fisik yang dikarenakan oleh kondisi psikologis mis: pikiran dan stress). Untuk alasan inilah mulai sekarang belajarlah untuk memaafkan orang yang telah menyakiti kita, memaafkan sejatinya adalah membebaskan diri dari penjara karena perasaan amarah dan dendam sangat merugikan diri kita sendiri dan hanya kerugian yang kita peroleh jika kita tidak bisa memaafkan.

Jika memaafkan masih merupakan hal yang sulit untuk Anda lakukan, gunakanlah Terapi Otak Forgiveness dari Kami. Terapi yang sulit dipercaya ini memang memiliki keunggulan yang beragam diantaranya adalah membantu Anda menjadi seorang yang pemaaf. Memaafkan merupakan jalan utama, setelah memaafkan berhasil Anda lakukan, kesembuhan dari penyakit Anda niscaya juga akan didapati, serta ketenangan batiniah juga akan Anda temui.

Terapi Otak Forgiveness bekerja dengan stimulus gelombang otak ke dalam pikiran bawah sadar Anda. Terapi ini akan melakukan pemrograman yang bertujuan untuk merubah pemikiran Anda dari orang yang memiliki rasa dendam dan kebencian yang tinggi menjadi orang yang pemaaf.